Tampilkan postingan dengan label tugas PromKes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas PromKes. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 November 2009

Pentingnya pemberian ASI eksklusif


Dewasa ini, pemberian asi eksklusif pada bayi baru lahir sudah sangat jarang dilakukan. Apalagi di daerah perkotaan dengan tingkat ekonomi yang lebih tinggi, mereka lebih memilih memberikan anaknya susu formula yang mereka nilai lebih praktis dan tidak merepotkan mereka dibandingkan harus memberikan anak mereka sendiri ASI yang kalau dipikir-pikir sangat repot apalagi kalau ddi depan umu.. sementara, apakah mereka mengetahui apa yang terkandung di susu formula? dan apakah itu aman untuk anak mereka?
sementara, pada kenyataannya begitu banyak jenis-jenis susu formula. dari yang harganya terjangkau sampai yang harganya WAH.
apakah kandungannya berbeda antar susu formula yang murah dan yang mahal? bagaimana dengan kualitasnya? dan bagaimana pula dengan biaya yang harus mereka habiskan dengan memberikan anak mereka susu formula setiap hari?

yah,, kali ini saya tidak ingin mengulas tentang susu formula yang sudah marak di pasaran.
mari kita fokus terhadap asi. kenapa?
karena, apakah anda tau kalau sebaik-baiknya susu formula, tetaplah LEBIH BAIK ASI.
Asi memiliki begitu banyak manfaat, baik bagi ibu ataupun bayi. terlebih lagi jika asi di berikan secara EKSKLUSIF.
eksklusif disini maksudnya adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Bahkan air putihpun tidak diberikan dalam tahap ASI eksklusif ini.
Pada tahun 2001 World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa ASI eksklusif selama enam bulan pertama hidup bayi adalah yang terbaik. Dengan demikian, ketentuan sebelumnya (bahwa ASI eksklusif itu cukup empat bulan) sudah tidak berlaku lagi.

Bagaimana cara mencapai ASI eksklusif?

WHO dan UNICEF merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk memulai dan mencapai ASI eksklusif

  • Menyusui dalam segera setelah kelahiran
  • Menyusui secara ekslusif: hanya ASI. Artinya, tidak ditambah makanan atau minuman lain, bahkan air putih sekalipun.
  • Menyusui kapanpun bayi meminta (on-demand), sesering yang bayi mau, siang dan malam.
  • Tidak menggunakan botol susu maupun empeng.
  • Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memerah dengan tangan, disaat tidak bersama anak.
  • Mengendalikan emosi dan pikiran agar tenang.

Manfaat ASI eksklusif 6 Bulan :

Menambahkan manfaat, berikut adalah manfaat ASI Ekslusif enam bulan daripada hanya empat bulan

Untuk Bayi

  • Melindungi dari infeksi gastrointestinal
  • Bayi yang ASI ekslusif selama enam bulan tingkat pertumbuhannya sama dengan yang ASI eksklusif hanya empat bulan.
  • ASI eksklusif enam bulan ternyata tidak menyebabkan kekurangan zat besi

Untuk Ibu

  • Menambah panjang kembalinya kesuburan pasca melahirkan, sehingga
  • Memberi jarak antar anak yang lebih panjang alias menunda kehamilan berikutnya (KB alami)
  • Karena kembalinya menstruasi tertunda, ibu menyusui tidak membutuhkan zat besi sebanyak ketika mengalami menstruasi
  • Ibu lebih cepat langsing. Penelitian membuktikan bahwa ibu menyusui enam bulan lebih langsing setengah kg dibanding ibu yang menyusui empat bulan.

Sekarang, keputusan ditangan anda.
apakah anda ingin memberikan YANG TERBAIK untuk BUAH HATI anda ?
Ingat, Anak Sapi minum air susu sapi, Anak Ibu minum Air Susu Ibu..

Berikan yang terbaik untuk buah hati anda,
kalau bukan anda, siapa lagi??
Jangan jadikan kesibukan anda menghalangi hak mereka untuk mendapatkan ASI..
jika ada niat, pasti banyak cara untuk memenuhi kebutuhan bayi terhadap ASI..

Masa Depan Mereka ada di tangan Anda :)

Kamis, 19 November 2009

sejarah perkembangan promosi kesehatan

Sejarah adalah uraian tentang peristiwa nyata berupa fakta dan data yang bisa dijadikan bahan analisa untuk disimpulkan manfaat dan mudaratnya bagi pijakan untuk kegiatan masa kini dan yang akan datang. Di sini sejarah lebih mempunyai arti ke depan.

Istilah promosi kesehatan diterima dan diperkenalkan oleh WHO, yang kemudian diterima dan dipergunakan oleh semua anggota WHO. Istilah ini sebenarnya sudah mulai dicetuskan setidaknya pada tahun 1986, pada waktu diselenggarakan Konferensi International Pertama tentang Health Promotion di Ottawa, Canada, pada tahun 1986. Pada waktu itu dicanangkan the Ottawa Charter, yang memuat definisi dan prinsip-prinsip dasar Health Promotion. Namun istilah tersebut pada waktu itu di Indonesia belum bergema. Pada waktu itu, istilah yang ada tetap Penyuluhan Kesehatan, disamping juga populer istilah-istilah lain seperti KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi), Pemasaran Sosial (Social Marketing), Mobilisasi Sosial, dll.

1.The Otawa conference-Kanada 1986
a. konferensi kesehatan yang pertama
b. menghasilkan Ottawa center
c. 5 pilar Utama Promosi Kesehatan
-mengembangkan kebijakan publik yang berwawasan kesehatan
-menciptakan lingkungan yang mendukung
-memperkuat gerakan masyarakat
-mengembangkan kemampuan perorangan
-reorientasi pelayanan kesehatan

2. The Adeleide Conference Australia 1988
a. pembahasan mengenai kebijakan publik berwawasan kesehatan
b. dicetuskan: "kesehatan adalah hak azasi manusia dab kesehatab nerupakan investasi sosial".
c. Empat prioritas kebijakan sehat
-meningkatkan kesehatan wanita
-makan makanan bergizi
-pengurangan tembakau dan alkohol
-menciptakan lingkungan yang mendukung

3.The sundvall Conference, Swedia 1991
a. fokus pembahasan hubungan antara kesehatan dengan lingkungan fisik
b. lingkungan yang baik untuk kesehatan

4. Konferensi Jakarta Indonesia 1997
a. pesan utama: perlunya merubah pola tradisional dalam promosi kesehatan dengan menciptakan kemitraan dengan berbagai sektor, baik pemerintah maupun swasta.
c. Isi deklarasi Jakarta:
-meningkatkan tanggung jawab sosial dalam kesehatan
-meningkatkan investasi untuk pembangunan kesehatan
-meningkatkan kemitraan untuk kesehatan
-kemampuan perorang dan pemberdayaan masyarakat
-mengembangkan infra struktur promosi kesehatan

5. Konferensi Mexico city 2000
hasil konferemsi adalah:
a. kesepakatan menteri kesehatan sedunia untuk meningkatkan kesehatan
b. pengembangan kegiatan Promosi Kesehatan di masing-masing negara di Dunia
c. study kasus sebagai bukti keberhasilan kegiatan promosi kesehatan didunia
d. membuat perencanaan promosi kesehatan

Dengan demikian penggunaan istilah promosi kesehatan di Indonesia dipacu oleh perkembangan dunia internasional. Nama unit Health Education di WHO baik di Headquarter, Geneva maupun di SEARO, India juga sudah berubah menjadi Unit Health Promotion. Nama organisasi profesi internasional juga sudah berubah menjadi International Union for Health Promotion and Education (IUHPE). Istilah promosi kesehatan tersebut juga ternyata sesuai dengan perkembangan pembangunan kesehatan di Indonesia sendiri, yang mengacu pada paradigma sehat.